Senin, 07 Mei 2012

Panduan Pertanyaan Wawancara untuk Mengungkap Makna Kebahagiaan


Panduan Pertanyaan Wawancara untuk Mengungkap Makna Kebahagiaan

Aspek-aspek kebahagiaan oleh Rostiana dan Koesma mengacu pada konsep kebahagiaan Diener dan Ryff terdapat tiga aspek kebahagiaan:
1.      Aspek emosi (hedonic), yaitu kebahagiaan yang dimaknai sebagai reaksi emosi terhadap seluruh peristiwa dalam kehidupan, yaitu perasaan tenang, bersyukur, hidup penuh damai sejahtera, perasaan yang positif, nikmat, dan tentram.
Pertanyaan:
a.       Bagaimana perasaan saudara terhadap kehidupan saudara hingga saat ini?
b.      Bagaimana perasaan saudara terhadap kelebihan dan kekurangan yang ada dalam diri saudara?
c.       Manakah yang lebih sering saudara rasakan dalam kehidupan sehari-hari, perasaan gembira atau sedih? (Penjelasan disertai contoh)
2.      Aspek kognitif (eudaimonia), yaitu kebahagiaan yang dimaknai sebagai hasil evaluasi kognitif terhadap kehidupan, yaitu hidup berjalan seimbang dan sesuai rencana, menemukan makna hidup, serta terselesaikannya masalah.
Pertanyaan:
a.       Menurut saudara kehidupan yang bahagia itu seperti apa?
b.      Kesuksesan dalam hal apa yang membuat saudara merasa bahagia?
c.       Bagaimana gambaran masa depan yang saudara bayangkan? 
3.      Aspek perilaku yang terbagi menjadi dua, yaitu sosial dan religius.
Kebahagiaan yang dimaknai berorientasi pada nilai-nilai sosial (dapat membantu dan memberi dukungan terhadap sesama, bermakna bagi orang lain, serta dapat membahagiakan orang lain dan keluarga) dan religius (dekat dengan Tuhan, rasa tanpa beban (ikhlas), dan mengamalkan ajaran-Nya).
Pertanyaan:
a.       Bagaimanakah hubungan anda dengan teman-teman?
b.      Apa yang anda lakukan untuk membahagiakan orang lain/teman?
c.       Bagaimana perasaan saudara ketika dapat membantu orang lain/teman yang sedang membutuhkan bantuan?
d.      Apa saja ajaran agama/amalan baik yang sering anda lakukan untuk membahagiakan orang lain/teman?


Guide Interviu
Studi Lapangan : Konsep Kebahagiaan Remaja
Prosedur wawancara:
Ada 3 kategori: Remaja panti Asuhan, Remaja pesantren, Remaja anak jalanan
1.       Mendatangi lokasi penelitian untuk menanyakan kesediaannya (kecuali anak jalanan)
2.       Mengurus surat ijin ke TU
3.       Memberikan surat ijin ke pengurus panti/pesantren
4.       Memilih subyek : (kategori remaja tengah,16-18 tahun) dan dapat memberikan penjelasan yang bagus (maksudnya ikhlas mmeberi informasi), atau subyek yang “unik” diantara komunitas yang ada.Jumlah subjek yang hendak diwawancarai: sebanyak-banyaknya, minimal sejumlah anggota kelompok. Jika ada mahasiswa lain (yang bukan kelompoknya ingin ikut dan melakukan wawancara, dituliskan namanya dalam laporan)

Waktu pelaksanaan:
Tanggal 2-4  Mei: pengurusan surat
Tanggal 5-13 Mei: pengambilan data (cari waktu kosong, sabtu minggu), kadang tidak dapat satu kali pertemuan pertanyaan akan terjawab semua karena perlu pendekatan dulu pada subyek.
Tanggal 14-20 Mei: Penyusunan laporan dan Persiapan presentasi (bisa konsultasi langsung dengan Bu Eva atau Bu Putri)
Tanggal 23 Mei: Presentasi

Tujuan wawancara tugas lapangan ini adalah:
                Setelah mempelajari teori perkembangan remaja, pada umumnya remaja menginginkan sebuah kebebasan. Benarkah mereka bahagia dengan jauh dari orangtua? Bagaimana mereka melewati masa-masa remaja/puberitas mereka disuatu tempat yang jauh dari anggota keluarga? Apakah mereka merasakan sebuah kebahagian dalam menjalani hidup yang sekarang ini.   

Panduan Wawancara:
Dalam Bertanya perlu diberikan sistematika dari hal-hal umum ke hal-hal khusus. Ada 5 W 1H yang harus dijawab dulu: Who (siapa mereka),Way (Mengapa mereka tinggal disitu) Where (dimana itu:lokasi dan gambaran tempat tingal) What (tempat apakah itu), When (sejak kapan mereka ada disana), How (bagaimana kehidupan mereka disana).
I.      Pertanyaan diatas sebenarnya merupakan Gambaran latar Belakang Subyek (guide yang telah dibuat masing-masing kelompok) tapi perlu diperbaiki.
II.    Konsep Kebahagiaan: (kognitif dulu, emosi baru perilaku) Pada saat berlangsungnya wawancara tidak perlu disebutkan:  ini aspek kognitif ya.. atau emosi…, berlangsung mengalir saja.
a.       Kognitif
1.    Menurut saudara bagaimanakah gambaran kehidupan yang bahagia itu?
2.    Saudara akan merasa bahagia jika dapat meraih sebuah kesuksesan atau keberhasilan dibidang apa?
3.    Apakah saudara memiliki gambaran tentang masa depan? Bisa dijelaskan?

b.      Emosi
1.    Apakah saudara merasa bahagia dalam menjalani kehidupan saat ini? jelaskan
2.    Apakah saudara tahu kelebihan dan kelemahan saudara ? jelaskan. Bagaimana perasaan saudara terhadap kelebihan dan kekurangan ini?
3.    Manakah yang lebih sering saudara rasakan dalam kehidupan sehari-hari, perasaan gembira atau sedih? (Penjelasan disertai contoh)
c.       Perilaku
1.    Apakah anda memiliki teman dekat? Apakah anda suka banyak teman?Anda menyukai teman yang bagaimana?
2.    Jika ada prioritas atau rangking siapakah yang ingin anda bahagiakan? Mengapa?Apa yang anda lakukan untuk membahagiakan (orang yang disebut tadi/prioritas /rangking 1)?
3.    Bagaimana perasaan saudara ketika dapat membantu orang lain/teman yang sedang membutuhkan bantuan?
4.    Menurut anda apakah dengan menjalankan agama secara baik, orang dapat merasakan kebahagiaan hidup?Jelaskan
Jika dirasakan pertanyaan diatas ada yang kurang untuk dapat menggambarkan tujuan tugas ini dilakukan, silahkan ditambah dan dikembangkan sendiri. 
III.  Ucapkan Terima Kasih atas kesediaan waktunya (baik pada orang yang telah diwawancarai maupun pada pengurusnya).


Selamat mengerjakan, semoga Sukses

Reaksi:

0 komentar:

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | SharePoint Demo